PERMISIFITAS ORANG TUA DAN FUNGSI KELUARGA TERHADAP KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN REMAJA DAERAH PERBATASAN (Studi Pada Remaja Di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat)

NINGSIH, LISA DWI WAHYUNI (2019) PERMISIFITAS ORANG TUA DAN FUNGSI KELUARGA TERHADAP KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN REMAJA DAERAH PERBATASAN (Studi Pada Remaja Di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat). Skripsi thesis, Fakultas Ilmu Kesehatan.

[img]
Preview
Text
BAB I & V.pdf

Download (836kB) | Preview
[img] Text (Akses versi ini dibuat terbatas untuk menghindari plagiasi. Silahkan menghubungi layanan referensi perpustakaan untuk mengakses file ini | perpus@unmuhpnk.ac.id)
BAB II - IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (291kB)

Abstract

ASFR (Age Spesific Fertility Rate) di Kabupaten Sintang dengan kehamilan usia 15-19 tahun tertinggi di Kalimantan Barat 9.85%, hal ini dikarenakan perilaku seks bebas. Banyak faktor yang menyebabkan kehamilan pada remaja salah satunya yaitu permisifitas orang tua dan penerapan fungsi keluarga Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran permisifitas orangtua terhadap perilaku pacaran remaja, penerapan fungsi keluarga, dan kejadian kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja di Kabupaten Sintang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional.Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Sintang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil usia remaja <20 tahun di Wilayah Kerja Kabupaten Sintang yang didapatkan darikohort. Sampel penelitian sebanyak 52 orang. Hasil penelitian menunjukkan permisifitas orang tua terhadap perilaku pacaran remaja dengan kehamilan tidak diinginkan permisif yaitu (61,5%), pernyataan permisif orang tua menunjukkan orang tua mempercayakan anak untuk pacaran 96,2%, orang tua membiarkan hubungan dengan pacar 86,5%, orang tua membebaskan pacaran 69,2%,orang tua menganggap pacaran hal yang biasa 96,2% dan 36,5% tidak mendukung antara fungsi keluarga dengan kehamilan tidak diinginkan,pernyataan fungsi keluarga menunjukkan ada budaya berkumpul di hari tertentu 84,6% tradisi minum alcohol 82,7%. Hasil perilaku pacaran remaja, remaja pernah (kissing) 96,2%, (necking) 38,5%, (petting) 34,6%, (intercourse) 57,7% serta pernah mengakses media pornografi sebesar 57,7%. Dan sebagian besar perasaan mereka menikah <20 tahun biasa saja sebesar 55,8 % walaupun 25,0 % merasa menyesal. // ASFR in Sintang District in pregnancy 15-19 years is 9.85% highest in West Kalimantan. This because of free sex. Many factors that cause pregnancy in teenagers one of them is the permissiveness of parents and the application of family functions. The purpose of this study was to determine the description of parental permissiveness toward adolescent dating behavior, the application of family functions, and the incidence of unwanted pregnancy in adolescents in Sintang District. The type of research used was observational with across sectional approach. Research was carried out in the working area of Puskesmas in Sintang District. Data collection techniques using questionnaires. The population in this study were all pregnant women aged <20 years in the Sintang District Work Area obtained from the cohort. The study sample was 52 people. The results showed that the permissiveness of parents to the dating behavior of adolescents with unwanted pregnancies was partially permissive, namely (61.5%). Permissive parental statements showed parents entrusting children to courtship 96.2%, parents leaving a relationship with boyfriend 86.5%, parents freeing courtship 69.2%, parents considered courtship ordinary matters 96.2% and 36,5% does not support the function of families with unwanted pregnancies. The family function statement showed that there was a culture gathered on a certain day 84.6% tradition of drinking alcohol 82.7%. results of dating behavior of adolescents, adolescents (kissing) 96.2%,(necking) 38.5%, (petting) 34.6%, (intercourse) 57.7% and ever accessing pornographic media by 57.7%. And most of their feelings of being married <20 years are normal at 55.8% even though 25.0% feel sorry.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Permisifitas Orang Tua, Fungsi Keluarga, Kehamilan Yang Tidak Diinginkan, Remaja, Parental Permissiveness, Family Function, Unwanted Pregnancies, Adolescents
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S.IP., MA Dwi Cahyo Prasetyo
Date Deposited: 22 Dec 2020 02:43
Last Modified: 22 Dec 2020 02:43
URI: http://repository.unmuhpnk.ac.id/id/eprint/1219

Actions (login required)

View Item View Item